Featured Post Today
print this page
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label mandi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mandi. Tampilkan semua postingan

Urutan Mandi Yang Benar

http://images.businessweek.com/ss/07/05/0510_rituals/image/shower.jpg
Kebiasaan orang MANDI adalah dengan cara langsung mengguyur badan secara keseluruhan. Kebiasaan mandi seperti ini akan merugikan kesehatan badan, terutama berkaitan dengan masalah masuk angin dan influensa. Dengan cara mandi seperti ini akan menyebabkan hawa panas tubuh terperangkap di dalam badan yang akan menyebabkan keseimbangan hawa panas dalam tubuh dan hawa dingin menjadi terganggu. Berikut ini saya paparkan cara mandi yang benar yang dapat membantu meningkatkan kesehatan anda, terutama yang sering terserang masuk angin dan influensa.

Cara memulai mandi yang benar, dengan urutan sebagai berikut :
1. Menyiram mulai dari ujung jari kaki (kanan dan kiri) ke arah atas sampai lutut;
2. Menyiram mulai dari lutut (kanan dan kiri) ke arah atas sampai bagian perut;
3. Menyiram mulai dari bagian perut ke arah atas sampai pundak;
4. Menyiram mulai jari ujung jari tangan (kanan dan kiri) sampai ke pundak;
5. Menyiram mulai dari bagian leher ke arah atas sampai kepala.
6. Menyikat Gigi

Urutan kegiatan seperti tersebut di atas harus berurutan dari 1 sampai 6 dan masing-masing dilakukan sebanyak minimal 3 (tiga) kali kecuali menyikat gigi. Memulai mandi dari bagian bawah terlebih dahulu dimaksudkan agar hawa panas tubuh terangkat ke bagian atas tubuh dan akhirnya akan terbuang keluar melalui lubang-lubang (rongga) tubuh bagian atas seperti mulut, hidung dan telinga.
Pada saat menyiram bagian perut dan bagian dada (urutan 3&4) biasanya kita akan merasakan merinding, hal ini disebabkan oleh bergeraknya hawa panas tubuh dari bagian bawah badan ke bagian atas. Pada saat menyiram kepala, orang yang mandi akan merasa sedikit pusing. Rasa pusing ini disebabkan oleh keluarnya hawa panas tubuh melalui rongga bagian atas seperti mulut, hidung dan telinga. Setelah itu baru kita menyikat gigi.
Bila kegiatan mandi ini dilaksanakan terus menerus (konsisten), maka kira-kira dalam waktu 2 (dua) sampai 3 (tiga) bulan anda akan merasakan manfaatnya, badan akan terasa segar, ringan dalam bergerak dan akan terhindar dari sakit influensa dan masuk angin.

sumber



Orignal From: Urutan Mandi Yang Benar

0 komentar

Apa hukum mandi telanjang






Di khalayak ramai hukumnya adalah haram. Adapun di tempat yang tersembunyi atau tertutup, hukumnya harus. 

Berkata Qadhi ‘Iyadh; keharusan mandi bertelanjang di tempat yang tertutup atau tersembunyi dari orang lain merupakan pandangan jumhur atau majoriti ulamak”. Keharusan ini berdalilkan hadis Abu Hurairah r.a.





yang meriwayatkan dari Rasulullah s.a.w. yang bercerita;“Adalah Bani Israel mandi dengan bertelanjang (sesama mereka di mana ) sebahagian mereka melihat kepada sebahagian yang lain. Akan tetapi Nabi Musa a.s. mandi bersendirian (kerana menjaga auratnya).

Maka mereka (yakni Bani Isreal) mendakwa; ‘Demi Allah! Tidak menghalang Musa mandi bersama kita melainkan ker ana buah zakarnya bengkak’. Satu hari Musa pergi untuk mandi. Ia meletakkan pakaiannya di satu batu. Tiba-tiba batu itu lari bersama pakaiannya. Musa pun keluar dari tempat mandi itu (dalam keadaan bertelanjang) mengekori batu itu sambil memanggil; ‘Pakaianku, wahai batu’, hingga ia dilihat oleh Bani Isreal. Maka mereka berkata; ‘Demi Allah! Tidak ada sebarang kecacatan pada Musa (sebagaim ana yang didakwa)’. Musa dapat mengambil kembali pakaiannya dan dia lalu memukul batu itu” (Riwayat Imam al-Bukhari). Berhujjah dengan hadis ini adalah satu cabang dari berhujjah dengan syariat sebelum Islam.

Sekalipun harus, namun yang terbaik ialah menutup aurat (yakni; sekalipun harus mandi bertelanjang di tempat tersembunyi, namun yang paling baik ialah mandi dengan menutup aurat). Dalilnya ialah hadis dari Mu’awiyah bin Haidah r.a. yang menceritakan; Aku telah bertanya Rasulullah s.a.w.; “Ya Rasulullah! Bila masanya wajib kami tutup dan bila masanya harus kami buka?”. Jawab baginda; “Jagalah aurat kamu kecuali kepada isteri kamu atau kepada hamba yang kamu miliki”. Aku bertanya lagi; “Bagaimana jika sekiranya seseorang dari kami sedang bersendirian?”. Nabi menjawab; “Allah lebih layak untuk kamu malu dari manusia” (Riwayat Imam Abu Daud, at-Tirmizi, an-Nasai dan Ibnu Majah. Kata Imam at-Tirmizi; hadis ini hasan).

Imam Abu Laila menganggahi pandangan jumhur di m ana menurut beliau; ditegah mandi telanjang sekalipun ditempat tertutup atau tersembunyi kerana air juga mempunyai penghuninya.

source
0 komentar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Bejoel - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger